Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD)

Model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) ini adalah salah satu jenis dari model pembelajaran kooperatif yang paling sederhana jika dibandingkan dengan model-model pembelajaran kooperatif lainnya. Jika kita pahami kepanjangan STAD yaitu Student Team Achievement Division maka kita langsung bisa mengetahui hal-hal pokok apa saja yang berada di model pembelajaran ini. Hal-hal pokok tersebut adalah  kelompok, kerja sama, hasil belajar dan penghargaan.

Pembelajaran kooperatif ini memiliki dampak yang baik bagi siswa yang rendah hasil belajarnya, jika hasil belajar baik maka motivasi belajarnya pun akan menjadi lebih baik (Karuru, 2003: 791-792).

Pembelajaran model STAD ini dikembangkan oleh Slavin, dimana pada pembelajaran dibagi menjadi beberapa kelompok yang tiap kelompoknya terdiri dari 4-6 orang peserta didik dengan tingkat kemampuan dan jenis kelamin yang berbeda sehingga bisa saling memotivasi dan membantu ketika proses pembelajaran berlangsung.

Berdasarkan pernyataan Slavin (2005: 11-12) dapat diketahui bahwa dalam STAD, para siswa dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri atas empat orang yang berbeda-beda tingkat kemampuan, jenis kelamin, dan latar belakang etniknya (heterogen). Guru menyampaikan pelajaran lalu siswa bekerja dalam tim mereka untuk memastikan bahwa semua mengerjakan kuis mengenai materi secara sendiri-sendiri, di mana saat itu mereka tidak diperbolehkan untuk saling bantu. Skor kuis para siswa dibandingkan dengan rata-rata pencapaian mereka sebelumnya, dan kepada masing-masing tim akan diberikan poin berdasarkan tingkat kemajuan yang diraih siswa dibandingkan dengan hasil yang mereka capai sebelumnya. Poin ini kemudian dijumlahkan untuk memperoleh skor tim, dan tim yang berhasil memenuhi kriteria tertentu akan mendapatkan sertifikat atau penghargaan lainnya.
Menurut Trianto (2009: 68) pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4-5 siswa secara heterogen, yang merupakan campuran menurut tingkat prestasi, jenis kelamin, dan suku. Diawali dengan penyampaian tujuan pembelajaran, penyampaian materi, kegiatan kelompok, kuis, dan penghargaan kelompok.
Berdasarkan uraian-uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa gagasan utama dari model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah untuk memotivasi siswa supaya dapat saling mendukung dan membantu satu sama lain sehingga dapat meningkatkan aktivitas belajar, yang pada akhirnya hasil belajar pun akan meningkat. Pelaksanaannya siswa dibagi dalam kelompok-kelompok kecil bersifat heterogen yang bekerja sama saling membantu dengan tetap memperhatikan hasil kerja kelompok dan individu.

SINTAKS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD)

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD)

Kelebihan dan kelemahan model pembelajaran STAD ini dijelaskan dalam Kuswadi (2004:37). Kuswadi menyebutkan beberapa kelebihan model pembelajaran STAD, diantaranya:

  • Anggota kelompok semuanya mendapat tugas, sehingga tidak ada anggota kelompok yang hanya diam
  • Adanya interaksi antar anggota kelompok
  • Meningkatkan kemampuan siswa dalam hal social skill, mengutarakan pendapat dan keterampilan bertanya, menghargai pendapat siswa lain.
  • Pembelajaran berpusat pada siswa, peran guru memfasilitasi pembelajaran dan meluruskan konsep siswa

Setelah kita mengetahui kelebihan model pembelajaran STAD, mari kita mengenal kelemahan dari model pembelajaran ini. Perlu digarisbawahi, bahwa yang dimaksud kelemahan adalah kendala saat terjadinya pembelajaran. Kendala-kendala yang terjadi ada yang bisa ditangani, ada juga yang tak bisa ditangani.

  • Model Pembelajaran STAD membutuhkan waktu pembelajaran yang lama, sehingga jika guru ingin melakukan model STAD secara berkala maka materi tidak akan terjelaskan semua, dengan kata lain target kurikulum tidak akan tercapai
  • Guru membutuhkan persiapan yang matang dalam mempersiapkan pembelajaran
  • Tidak semua guru bisa terampil menjalankan model pembelajaran STAD

 

Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) | admin | 4.5